Resensi Buku : Dari Ilalang ke Bangunan Menjulang

Judul Resensi
Dari Ilalang ke Bangunan Menjulang Edisi 2026
Penulis : Suradi
Desain grafis : Soegenk Wahano
Tahun Terbit : 2026
Tebal : x + 86 halaman

Peresensi : Suradi, SE, MM, CPS-Baitul Hikmah BSD

Pendahuluan. Buku ini berisi kumpulan memori, refleksi dan kilas balik perjalanan dan perjuangan panjang bahkan pengorbanan yang diniatkan karena Allah untuk mentransformasikan kondisi Dari Ilalang ke Bangunan Menjulang. Dari Ilalang mengindikasikasi kondisi sebelumnya (before) yang secara kasat mata pada saat itu sekitar tahun 2014 berupa lahan kosong yang ditumbuhi tanaman ilalang secara liar dan alami. Ke Bangunan Menjulang adalah kondisi sesudahnya (after) setelah sekitar 3 tahunan berubah wujud Dari Ilalang ke Bangunan Menjulang yang terdiri dari bangunan utama berlantai 3 yang saat ini digunakan untuk pesantren penghafal Al Quran dan sekolah Bait Qur’any ditambah dengan bangunan bagian depan dan bangunan bagian belakang. Berhubung bangunan menjulang ini berlokasi dalam 1 area dengan masjid Baitul Hikmah maka menjadi ikonik Baitul Hikmah sebagai masjid ramah santri penghafal Al Quran.

Isi Ringkasan Buku. Buku ini dibagi menjadi 3 Bagian sebagai berikut :
1. Bagian Satu : Menjelaskan prolog denga spirit message oleh Ketua Umum Yayasan Keluarga Muslim Nusaloka (YKMN) dengan highlight rasa syukur atas tersusunnya buku yang dapat memberikan gambaran secara umum sebuah perjalanan panjang mewujudkan amanah mulia ini. Selain itu ada ketikan jemari sekapur sirih dari seorang Ketua Umum DKM Baitul Hikmah selaku pelayan 2 tempat mulia yaitu Baitul Hikmah dan Baitul Yatim. Penuh harapan semoga permulaan hari ini menjadi suatu kebaikan, di tengahnya keberuntungan dan di akhirnya adalah suatu kesuksesan secara kolaboratif untuk membuat sejarah tanpa melupakan para pelaku sejarah Baitul Hikmah.

2. Bagian Dua : Menjelaskan sejarah singkat, latar belakang, tujuan dan hujjah pembangunan gedung Baitul Yatim. Selain itu secara strategik diperkenalkan apa yang menjadi visi, misi dan sasarannya. Tahapan prosesnya juga dibahas hingga komunikasi dan informasi serta siapa saja yang menjadi penitia pelaksananya. Di Bagian Dua ini juga berisi database nama-nama 40 orang sebagai tim relawan Baitul Yatim dengan beragam pengalaman, lintas fungsi dan organisasi.

3. Bagian Tiga : Sebagai epilog yang menjelaskan perjalanan pembangunan dan pemanfaatannya mulai 2014 s.d 2022 dengan didukung beberapa foto dokumentasi sebagai bukti objektif dan saksi sejarah secara visual memberikan arti yang mendalam terutama bagi para generasi penerus pejuang di jalan Allah.

Isi buku ini semakin bermakna dan menarik ketika dilampirkan beberapa artikel mulai dari Merajut Ukhuwah Islamiyah Menuju Kejayaan Umat sampai dengan Spiritualitas Peningkatan IMTAQ dan IPTEK dengan SADAR yang Berkelanjutan. Bahkan buku ini juga dilengkapi dengan beberapa testimoni dari beberapa orang yang terlibat langsung dalam prosesnya dan turut merasakan manfaat dari hasil perjuangan para pelaku sejarah dalam mentransformasikan Dari Ilalang ke Bangunan Menjulang. Saat ini impian tersebut menjadi kenyataan dan digunakan sebagai pesantren hafidz Quran Markaz Hadits dan Bait Qur’any yang setiap tahunnya meluluskan para santri penghafal Al Quran. Mereka berasal dari beberapa daerah baik di pulau Jawa maupun di luar pulau Jawa.

Analisis Kekuatan dan Peluang Pengembangan
Kekuatan :
• Bahasanya jelas dan mudah dipahami, cocok untuk para pejuang di jalan Allah dengan tetap mempertimbangkan transparansi, objektivitas dan akuntabilitas.
• Dilengkapi studi kasus nyata berdasarkan pengalaman di lapangan yang membuat teori lebih aplikatif dan adaptif dengan kondisi di lapangan.
• Menyajikan metode praktis sebagai success story yang bisa langsung diterapkan di lapangan dalam membangun sarana dan prasarana pendidikan santri melalui sinergitas.

Peluang Pengembangan :
Beberapa konsepsi kreatif, adaptif, atraktif dan penerapannya oleh praktisi namun belum terpublikasi dan dokumentasinya masih terbatas sehingga dikembangkan lagi dalam lingkup dan media lainnya agar dapat menginspirasi dan memotivasi para pejuang di jalan Allah dalam lingkup yang lebih luas.

Kesimpulan dan Rekomendasi. Secara keseluruhan, buku ini memberikan pencerahan tentang bagaimana membangun sinergitas tebarkan manfaat untuk kemaslahatan umat. Hal ini cocok dibaca oleh pejuang syiar dan dakwah, pengurus masjid atau musholla, pengurus yayasan sosial kemasyarakatan dan panitia pembangunan tempat ibadah dan atau pondok pesantren serta siapa saja yang berkomitmen dan konsisten menjadi pejuang di jalan Allah baik secara personal maupun komunal. Buku ini sangat bermanfaat bagi siapa saja yang ingin berbakti, mengabdi dan berdedikasi di jalan kebaikan karena Allah.